Sunday, March 6, 2011

Hubungan Manusia, Kehidupan dan Tuhan


Allah sang Maha Programmer ( Maha Pencipta ) berkehendak menciptakan kehidupan, alam semesta, makhluk-makhluk-Nya seperti malaikat, iblis dan jin. Semua kehidupan, baik di akhirat maupun di dunia, semuanya ada dalam genggaman Allah. Dia membuat sistem kehidupan yang kemudian disebut sunnatullah. Sistem ini adalah mutlak hak Allah. Makhluk-makhluk-Nya merupakan bagian dari sistem Allah ini. Jadi, merupakan hak Allah untuk membuat keputusan menciptakan manusia sebagai makhluk yang mengemban tugas khalifah di muka bumi, karena Dialah yang Maha Programmer lagi Maha Berilmu ( mengetahui ).

Sebelum manusia diturunkan ke muka bumi, kehidupan di planet bumi telah berjalan. Telah ada ekosistem kehidupan. Tumbuhan dan binatang-binatang raksasa telah ada. Keseimbangan alam telah tercipta. Yang menjadi pengurus bumi waktu itu adalah bangsa jin dari keturunan iblis beserta para malaikat karena pada waktu itu, kehidupan di bumi penuh pengrusakan dan pertumpahan darah binatang.

Allah kemudian menciptakan makhluk baru, yang disebut manusia. Manusia inilah yang kelak menjadi pewaris tahta yang menggantikan kepengurusan makhluk sebelumnya. Manusia dibekali potensi akal, jasad (fisik) dan ruh ( jiwa ). Manusia harus membumikan hukum-hukum Allah dan menjalankan kehidupan sebagaimana yang sang Maha Raja ( Allah SWT )  kehendaki, yakni dengan menjalankan misi hidup. Semua kehidupan alam semesta dan manusia, semuanya dalam pengaturan Allah SWT

0 comments:

Post a Comment

Silahkan Tinggal Pesan & Komentar